Slawi — Di tengah ujian kesehatan yang berat, secercah harapan hadir untuk Bagus Setiyadi (23), warga Desa Kaligayam, Kecamatan Talang. Pemuda tersebut sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Kardinah dalam kondisi tidak sadarkan diri selama beberapa hari akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Kondisi ini bermula dari penurunan kesehatan setelah menjalani diet ketat, hingga berujung pada gangguan serius yang mengharuskannya mendapatkan penanganan medis intensif.
Di balik kondisi tersebut, keluarga Bagus harus menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Tinggal bersama ayah, nenek, dan adiknya, mereka hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sang ayah yang bekerja sebagai buruh serabutan harus berjuang keras menanggung biaya pengobatan yang terus membengkak. Hingga beberapa hari sebelumnya, tagihan rumah sakit telah mencapai sekitar Rp18 juta, sementara BPJS Kesehatan yang baru didaftarkan belum dapat digunakan saat masa perawatan berlangsung, sehingga seluruh biaya masih ditanggung secara mandiri.
Melihat kondisi tersebut, KL Lazismu RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal bergerak cepat menyalurkan bantuan kesehatan melalui program Peduli Kesehatan. Penyaluran dilakukan pada Sabtu (25/4/2026) oleh tim Lazismu Kabupaten Tegal, didampingi KL Lazismu Talang 1, langsung ke kediaman Bagus. Saat bantuan diserahkan, kondisi Bagus telah menunjukkan perkembangan—ia sudah sadar, meski masih harus beristirahat total di rumah akibat meningitis dan gangguan pada paru-parunya.
Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dapat menghadirkan harapan di tengah keterbatasan. Lazismu Kabupaten Tegal terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Diharapkan, melalui dukungan dari para muzaki dan dermawan, semakin banyak keluarga yang dapat terbantu dan kembali memiliki harapan untuk bangkit.
