ImageBangun Instalasi Air Bersih, Selamatkan Ratusan Ke...
Image

Bangun Instalasi Air Bersih, Selamatkan Ratusan Keluarga dari Krisis Kekeringan

Rp 5.030.000 dan masih terus dikumpulkan
21 Donatur sudah berakhir

Matahari terasa semakin menyengat di Dukuh Jubang, Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi. Di tengah hamparan sawah yang mulai retak dan mengering, ratusan keluarga harus menjalani hari-hari yang semakin berat. Kekeringan memang bukan hal baru bagi warga Dukuh Jubang. Namun tahun ini berbeda. Gelombang panas yang berkepanjangan membuat mereka menghadapi musim kering terburuk yang pernah dirasakan selama bertahun-tahun.

Sebanyak 355 kepala keluarga kini hidup dalam bayang-bayang krisis air bersih. Jika pada tahun-tahun sebelumnya warga masih bisa terbantu oleh aliran sungai, tahun ini harapan itu perlahan menghilang. Perbaikan Bendungan Cipero di Warureja yang berlangsung sejak April 2026 menyebabkan pasokan air semakin berkurang. Dampaknya meluas hingga sekitar 7.000 hektare lahan pertanian di Kecamatan Suradadi dan Warureja mengalami kekeringan. Sawah yang biasanya menghijau kini berubah menjadi tanah tandus, dan selama hampir tiga bulan para petani tidak dapat menanam padi.

Bukan hanya hasil panen yang hilang, sumber penghidupan mereka pun ikut mengering. Menurut Bapak Carim, petugas Puskesos Desa Kertasari yang kami wawancarai, banyak petani kini terpaksa menganggur dan bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Di saat penghasilan semakin sulit didapat, kebutuhan akan air justru semakin mendesak. Setiap hari warga harus berjuang mendapatkan air untuk kebutuhan paling dasar: mandi, mencuci, dan menjaga kebersihan keluarga mereka.

Saat tim Lazismu dan MDMC Kabupaten Tegal melakukan visitasi ke Dukuh Jubang, kami menyaksikan langsung perjuangan tersebut. Kami menelusuri jalan setapak di tengah sawah menuju sebuah embung yang masih menyimpan air. Embung itu sebenarnya memiliki potensi besar menjadi sumber air darurat bagi warga. Namun ada satu masalah besar yang belum terpecahkan. Air tersebut belum dapat mengalir ke rumah-rumah warga karena belum tersedia jaringan pipa dan instalasi distribusi air. Akibatnya, warga harus berjalan cukup jauh menuju embung hanya untuk membawa pulang beberapa jeriken air atau sekadar mandi dan mencuci.

Padahal, dengan adanya instalasi dan jaringan pipa air bersih, air dari embung tersebut dapat dimanfaatkan lebih optimal dan menjangkau ratusan keluarga yang saat ini kesulitan mendapatkan akses air. Karena itulah Lazismu berinisiatif membangun instalasi air bersih agar warga Dukuh Jubang dapat memperoleh air dengan lebih mudah, aman, dan layak. Sebuah ikhtiar sederhana yang dapat mengubah kehidupan banyak keluarga di tengah krisis yang mereka hadapi.

Sahabat dermawan, hari ini warga Dukuh Jubang tidak membutuhkan kemewahan. Mereka hanya berharap air bersih dapat mengalir hingga ke rumah mereka. Mari hadirkan harapan di tengah kekeringan yang berkepanjangan. Salurkan donasi terbaik Anda untuk membantu pembangunan instalasi air bersih bagi 355 keluarga di Dukuh Jubang. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi jalan hadirnya kemudahan, kesehatan, dan kehidupan yang lebih baik bagi mereka. 💧🤲🏻

Baca selengkapnya ▾

  • June, 8 2026

    Campaign is published

Mufti3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Syifa4 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Muslim 4 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 500.000
Siti Musabikhah4 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 300.000
Tohiroh4 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 200.000
Bagikan melalui:
✕ Close