SLAWI – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Tegal pada Sabtu (27/12/2025). Sebanyak 18 anak yang tergabung dalam program “Anak Pemberani” dari SD Muhammadiyah Tahfidzul Qur’an (Mufida) Dukuhbenda menerima pentasarufan paket sembako sebagai bagian dari rangkaian kegiatan khitanan massal.
Program yang mengangkat tema “Merajut Ukhuwah dengan Khitanan Massal” ini bukan sekadar menjalankan kewajiban syariat, melainkan sebuah gerakan sosial untuk meringankan beban sesama. Puncaknya, prosesi khitanan dilaksanakan pada Minggu (28/12/2025) di Kompleks Masjid Al-Falah, Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, dengan melibatkan tim medis dari RSI PKU Muhammadiyah Tegal.
Ketua panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari ketulusan untuk membantu keluarga yang membutuhkan di wilayah Bumijawa. “Kami ingin anak-anak ini merasa bangga dan berani. Melalui tema merajut ukhuwah, kami berharap mereka tumbuh dengan semangat solidaritas yang tinggi sejak dini,” tuturnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Keberhasilan acara ini merupakan buah manis dari sinergi kokoh antara PRM Dukuhbenda, Lazismu Kabupaten Tegal, serta Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Tegal. Dukungan para donatur menjadi pilar utama yang memungkinkan 18 anak tersebut mendapatkan pelayanan khitan berkualitas sekaligus membawa pulang paket sembako untuk keluarga di rumah.
Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh dermawan. Mereka menyatakan bahwa bantuan yang diberikan adalah bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat masih sangat kuat. “Terima kasih kepada para donatur, semoga keberkahan senantiasa mengalir atas kebaikan yang telah diberikan,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik tindakan medis sederhana, ada harapan besar yang ditanamkan. Khitanan massal SD Mufida bukan hanya tentang keberanian fisik anak-anak tersebut, tetapi tentang bagaimana sebuah komunitas mampu bergandengan tangan untuk mengukir masa depan generasi yang lebih sehat dan religius. Sebuah langkah kecil di pelosok Bumijawa yang membawa pesan besar tentang cinta dan pengabdian.
