TEGAL – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama, Lazismu Kabupaten Tegal melaksanakan penyaluran bantuan kesehatan dan logistik bagi Bapak Asmawi pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendampingi perjuangan para penyintas kanker yang membutuhkan dukungan secara bertahap. Bapak Asmawi merupakan seorang pejuang kanker usus yang telah menjalani masa pengobatan sejak Juni 2025 lalu. Dalam perjalanannya menuju pulih, beliau harus menjalani perawatan intensif yang cukup menguras energi dan fokus.
Memahami kondisi tersebut, Lazismu hadir untuk memberikan dukungan langsung guna memastikan kebutuhan medis harian beliau dapat terpenuhi dengan baik. Bantuan yang disalurkan meliputi paket kebutuhan medis esensial seperti kantong stoma, popok dewasa, dan plester, serta paket logistik berupa sembako dan RendangMu untuk menunjang kebutuhan pangan keluarga. Sebelumnya, Lazismu juga telah memfasilitasi layanan transportasi ambulans untuk membantu mobilitas Pak Asmawi saat menjalani kemoterapi di RS Margono, Purwokerto.
Staf Lazismu Kabupaten Tegal menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk solidaritas dari masyarakat luas. “Bantuan ini adalah amanah dari para donatur yang menitipkan ZIS mereka melalui kami. Kami hadir untuk membersamai Pak Asmawi, memberikan dukungan agar beliau tetap semangat dalam menjalani setiap proses pemulihan,” jelasnya saat menyerahkan bantuan di kediaman beliau.
Merespons kunjungan tersebut, Pak Asmawi menyambut dengan penuh syukur. Sambil tersenyum ramah, beliau menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada Lazismu dan para donatur. Dukungan ini sangat berarti dan menguatkan hati saya untuk terus berikhtiar sembuh,” tutur beliau dengan tulus. Untuk menjaga keberlanjutan proses penyembuhan ini, Lazismu Kabupaten Tegal juga menginisiasi penggalangan dukungan melalui kampanye digital. Langkah ini dilakukan agar solidaritas dari para “orang baik” dapat terus mengalir, memastikan setiap penyintas seperti Pak Asmawi mendapatkan pendampingan yang layak hingga kembali sehat.
