Lazismu Tegal

Satu Atap Menebar Manfaat: Langkah Strategis MPKS dan Lazismu Kabupaten Tegal Perkuat Kemandirian Sosial

TEGAL – Semangat kolaborasi untuk memajukan kesejahteraan umat menjadi pusat perhatian dalam agenda silaturahmi antara Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal dengan Lazismu Kabupaten Tegal. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (16/2) di Surya Mart RSI PKU Muhammadiyah Tegal ini, menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dalam mengelola amanah sosial secara lebih profesional dan berdampak luas.

Ketua MPKS PDM Kabupaten Tegal, Bapak Subekhi, dalam sambutannya menekankan bahwa lembaga kesejahteraan sosial harus mampu beradaptasi dan naik kelas. Beliau mendorong seluruh pengelola panti asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk meningkatkan kompetensi diri agar tercipta lembaga yang tidak hanya ramah bagi anak asuh, tetapi juga mandiri secara manajerial.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PDM Kabupaten Tegal, Fathin Hammam, M.Pd., menyampaikan pesan inspiratif mengenai pentingnya sinkronisasi satu atap dalam pengelolaan dana umat. “Sinergi antarlembaga yang memiliki irisan kepedulian sosial dan keuangan ini sangat strategis. Kita harus menghadirkan amal yang berkualitas melalui kerja-kerja profesional,” tegas Fathin. Beliau juga membagikan empat pilar kekuatan untuk mengupgrade lembaga, yakni penguatan kelembagaan, SDM, sarana prasarana, serta perluasan jaringan.

Sementara itu, Manajer Lazismu Kabupaten Tegal, Maulana Ahmad Fahrezi, mengajak seluruh pihak untuk membuang jauh mentalitas kompetisi. Menurutnya, kebermanfaatan yang besar hanya bisa diraih jika setiap lembaga menempatkan diri sebagai mitra strategis yang saling menguatkan.

“Kita bukan kompetitor, melainkan rekan seperjuangan. Lazismu menjamin kemudahan akses dan kejelasan kerja sama demi menciptakan peluang kebaikan yang saling menguntungkan,” ungkap Maulana. Sebagai langkah konkret, Lazismu siap mendukung sertifikasi pengelola panti dan program penguatan ideologi bagi anak asuh. Agenda ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti pertemuan melalui bimbingan teknis yang lebih mendalam di masa mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *