Lazismu Kabupaten Tegal kembali menerima amanah kebaikan dari lembaga pendidikan Muhammadiyah. Pada pekan ini, dua sekolah—SD Muhammadiyah Kemantran dan SMP Muhammadiyah Jatinegara—menyalurkan donasi untuk membantu korban banjir bandang di Sumatra. Aksi ini menjadi bukti bahwa empati dan solidaritas dapat tumbuh kuat dari lingkungan pendidikan sejak usia dini.
Pada Selasa, 9 Desember 2025, SD Muhammadiyah Kemantran menyalurkan donasi melalui Lazismu Daerah Kabupaten Tegal. Penggalangan dana ini melibatkan siswa, guru, serta wali murid yang bersama-sama ingin membantu saudara sebangsa yang tengah ditimpa musibah. Momen penyerahan donasi berlangsung hangat, memperlihatkan bagaimana nilai kepedulian tertanam sejak bangku sekolah dasar.
Kemudian, pada Rabu, 10 Desember 2025, giliran SMP Muhammadiyah Jatinegara yang menyalurkan amanah donasi melalui KL Lazismu Cabang Jatinegara. Para siswa dengan penuh semangat mengumpulkan donasi sebagai bentuk nyata kepedulian. Didampingi para guru, kegiatan ini sekaligus mengajarkan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga tentang menjadi manusia yang peka terhadap penderitaan sesama.
Kedua sekolah tersebut, meski berada di wilayah yang berbeda, menunjukkan semangat yang sama: bahwa kebaikan dapat mengalir dari ruang-ruang kelas ke wilayah yang jauh sekalipun. Bencana di Sumatra mungkin terjadi jauh dari Tegal, namun kepedulian mampu menjembatani jarak tersebut dan memberikan harapan baru bagi para penyintas.
Melalui amanah yang tersampaikan ini, Lazismu Kabupaten Tegal menyampaikan terima kasih kepada seluruh siswa, guru, dan wali murid SD Muhammadiyah Kemantran serta SMP Muhammadiyah Jatinegara. Semoga setiap bantuan yang diberikan membawa manfaat nyata bagi para korban dan menjadi keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Semoga gerakan kepedulian seperti ini terus tumbuh dan menginspirasi.
